Rabu, 18 Januari 2012

OLED, Masa Depan HDTV



Deretan TV berukuran 55 inci yang menggunakan layar OLED milik Samsung Electronics dipamerkan di ajang CES 2012 yang berlangsung di Las Vegas, Nevada, 10-13 Januari 2012 silam. Lebih dari 3.100 perusahaan berpartisipasi, dan dipadati oleh 140.000 orang

Setelah plasma, LCD, dan LED, kini teknologi pada layar televisi masuk babak baru. Dalam pameran Consumer Electronic Show (CES) di Las Vegas, perusahaan TV terbesar dunia seperti Samsung dan LG mengenalkan teknologi layar televisi yang disebut OLED.

OLED atau organic light emitting diode, sebenarnya bukanlah teknologi yang benar-benar baru. OLED sudah banyak digunakan oleh smartphone lantaran konsumsi daya yang rendah, ukuran supertipis, serta kemampuannya menampilkan gambar tajam, warna cemerlang, dan hitam yang sempurna.

Tapi, sebelum CES 2012, belum ada satu vendor pun yang dapat membawa teknologi OLED ini ke layar HDTV yang umumnya berukuran besar-besar itu.

Sony sebenarnya sudah melihat potensi OLED sejak 2007. Sayangnya, mereka hanya mampu menciptakan layar OLED untuk HDTV berukuran maksimal 11 inci. Harganya pun teramat mahal saat itu: mencapai USD2,500.

Nah, dalam CES 2012 akhirnya para vendor elektronik menemukan cara untuk membuat OLED bisa mencapai ukuran HDTV yang sangat besar: 55 inci. TV berlayar OLED ini muncul dalam booth milik Samsung dan LG dan langsung mencuri perhatian.

Teknologi OLED berbeda dengan LCD, karena setiap piksel bisa menyala dengan sendirinya. Pada teknologi ILCD atau LED-backlit, gambar dibentuk di lapisan liquid crystal. Lantas dinyalakan dengan LED di sisi atau bagian belakangnya.

Nah, OLED tidak memilik backlight. Sehingga piksel-nya sendiri memang hitam. Yang membuat warna hitam layar jadi muncu benar-benar hitam, serta konsumsi dayanya pun semakin berkurang.

Tak hanya itu, OLED milik ini begitu tipisnya, hingga ketebalannya hanya 0,6 inci. TV yang jauh lebih jernih dan memiliki akurasi warna presisi itu juga sudah dibekali dengan teknologi smart interaction, Samsung Apps, 3D, serta multitasking. Layar OLED juga memiliki sudut pandang yang lebih lebar, yang tidak dimiliki LCD.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar